Ternyata BPD tidak menghiraukan arahan dan bimbingan tersebut, bahkan memberikan seribu alasan saat menanggapi perkataan Camat.
Melihat tanggapan BPD yang tidak menghiraukan perkataannya, Camat Hilimegai terus menyarankan agar masalah diselesaikan.
“Apa lagi menyangkut kepentingan umum, bila ada kesalahan tahun sebelumnya jangan dikaitkan dengan tahun 2023, lanjutkan pembangunan, jangan jadi hambatan dan bila ada temuan ketidak beresnya kinerja pemerintah desa, tolong disurati dan dibuat dicatatan,” ungkap Camat.
Camat menambahkan, di dalam rapat disampaikan bahwa salah satu oknum perangkat desa Bawosaloo Dao-Dao yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (ASN) inisial BL mestinya masuk di kantor Camat minimal 2 kali seminggu.
“Ternyata oknum Sekretaris Desa tersebut tidak pernah masuk kantor dan sebenarnya tugasnya untuk membenahi kekurangan admistrasi desa,” tutupnya.
(Red)








