“Sekali lagi terima kasih, mudah mudahan ini menjadi amal ibadah bapak beserta keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azhwar juga memberikan apresiasi BP Batam dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi. Sebab, dalam beberapa kesempatan, ia selalu mengikuti perkembangan BP Batam melalui media massa dan media sosial.
Pada bulan April ini saja, lanjut Azhwar, Muhammad Rudi mampu mendatangkan ship to shore (STS) crane untuk mempercepat layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar. Ia mengaku baru pertama kalinya melihat peralatan canggih itu.
“Saya pernah tugas di lingkungan pelabuhan, tapi tidak pernah melihat crane seperti itu. Tapi alhamdulillah, di jaman pak Rudi ini perkembangan pelabuhan cukup pesat,” kata Azhar di sambut tepuk tangan.
Selain STS Crane, pada bulan April ini juga dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi berhasil meluncurkan Program Pengembangan Pulau Rempang yang akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi bagi Kota Batam maupun nasional kedepannya.
Sebab, nilai investasi pengembangan Pulau Rempang ini mencapai Rp381 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 306.000 orang.
“Mungkin buat kami yang purnabakti umurnya sudah 70 tahun, kita tidak sempat menikmati pulau Rempang ini. Tetapi insya allah, anak cucu kita yang akan menikmatinya. Karena itu kami titip pak, mudah-mudahan nanti 306 ribu tenaga kerja ini bisa menyerap tenaga kerja khususnya warga Batam,” imbuhnya.
(Red)








