“Sore di cari di rumah bibinya tidak ada, sehingga membuat laporan kehilangan anak di Polsek Kadatua,” imbuhnya.
Polisi yang mendapatkan laporan ibu korban, langsung meminta kepada seluruh kepala desa di Kadatua untuk membantu melakukan pencarian korban, Minggu (25/2) sekitar pukul 06.00 Wita. Korban kemudian ditemukan sekitar pukul 09.00 Wita terhimpit di gua batu.
“Warga desa langsung melakukan pencarian, sekitar pukul 09.00 Wita korban ditemukan di gua batu dalam keadaan luka di tubuhnya,” sebut Rahmad.
Sebelumnya diberitakan, SD ditemukan tewas dengan tubuh terimpit batu di gua di Dusun Labuani, Desa Kaofe, Kecamatan, Kadatua, Buton, Minggu (25/2). Tubuh korban ditemukan dalam kondisi luka.
“Korban ditemukan dalam kondisi gak berbusana dengan separuh tubuhnya berada di dalam lubang batu,” imbuh Rahmad.
Rahmad melanjutkan, dari visum luar terdapat luka kecil pada dada sebelah kanan, memar pada dada, dan luka pada kemaluan. Namun pihaknya belum memastikan penyebab kematian korban.
“Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan hal tersebut (dugaan kekerasan terhadap korban),” jelasnya.
Sumber: detik.com
(Red)








