Sedangkan Kategori Badan Publik Vertikal Tingkat Kabupaten/Kota diserahkan kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Anambas, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karimun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun.
Mengenai pelatihan Bahasa Inggris (Conversation Course) Bidang Humas dan Jurnalis Kepri 2022 yang turut dibuka, Gubernur Ansar melalui Hery Mokhrizal menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan ini.
“Saya mengharapkan peserta pelatihan ini dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat meningkatkan kompetensi Humas dan Jurnalis Kepri dalam menggunakan bahasa Inggris,” himbau Hery Mokhrizal.
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri Hasan diwakili oleh Sekretaris Dinas Kominfo Aludin Andi mengatakan keterbukaan informasi publik sangat memiliki keterkaitan dengan beberapa hal, diantaranya indeks demokrasi dan lainnya.
“Kebebasan informasi diharapkan menjadi spirit demokratisasi yang menawarkan kebebasan sekaligus tanggung jawab bersamaan,” imbuhnya.
Selanjutnya, Andi menjelaskan kebebasan informasi, di satu sisi harus mendorong akses publik terhadap informasi secara luas. Sementara disisi yang lain, kebebasan informasi juga sekaligus dapat membantu memberikan pilihan langkah yang jelas bagi pemerintah dalam mengambil suatu kebijakan secara strategis serta kebebasan informasi juga memberi peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai kebijakan publik.
Menurut Andi, kondisi ini sekaligus dapat mendorong terciptanya Clean and Good Governance, karena pemerintah dan badan-badan publik dituntut untuk menyediakan informasi yang lengkap mengenai apa yang dikerjakannya secara terbuka, transparan dan akuntabel.
“Pemprov Kepri sangat concern dan memberikan atensi yang besar dalam keterbukaan informasi publik, baik dengan meningkatkan sarana dan prasarana, perbaikan kualitas informasi, memperkuat komitmen organisasi dan digitalisasi,” imbuhnya.
Sumber: Diskominfo Kepri
(YD)








