Wakil Wali Kota Gunungsitoli Lantik Puluhan Pejabat, Ingatkan Integritas dan Pelayanan Publik

Suasana khidmat mewarnai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, SH, berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota, Senin (3/11/2025).

Dalam amanatnya, Martinus Lase menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. “Integritas, loyalitas, dan profesionalisme adalah kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga menyoroti bahwa proses pengangkatan dan pemindahan pejabat telah melalui prosedur ketat sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) manajemen ASN. Seluruh pejabat yang dilantik telah memenuhi syarat kualifikasi, termasuk pendidikan minimal S1 atau Diploma IV, serta mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian NegaraSuasana khidmat mewarnai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Acara yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, SH, berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota, Senin (3/11/2025).

Dalam amanatnya, Martinus Lase menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. “Integritas, loyalitas, dan profesionalisme adalah kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Wakil Wali Kota juga menyoroti bahwa proses pengangkatan dan pemindahan pejabat telah melalui prosedur ketat sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) manajemen ASN. Seluruh pejabat yang dilantik telah memenuhi syarat kualifikasi, termasuk pendidikan minimal S1 atau Diploma IV, serta mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara

Integritas adalah harga mati bagi setiap pejabat pemerintah. Kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan disiplin kerja harus menjadi landasan utama dalam setiap tindakan,” imbuhnya. Ia juga mengingatkan agar pejabat menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang, perbuatan tercela, dan tindak pidana korupsi.