Gunungsitoli Pacu Transformasi Digital dengan Peluncuran Akun Live Srikandi: Era Baru Tata Kelola Arsip yang Efisien dan Transparan

Kembali

Pesan Anda telah terkirim

Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan

Peringatan.

Pemerintah Kota Gunungsitoli mengambil langkah strategis dalam mewujudkan visi pemerintahan digital dengan meluncurkan akun live Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan membuka secara resmi pelaksanaan sosialisasi aplikasi Srikandi tahun 2025. Acara penting ini berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, menandai komitmen kuat daerah dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan akuntabilitas melalui digitalisasi tata kelola arsip.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Meiman Kristian Harefa, S.Sos, MSP, yang hadir mewakili Wali Kota Gunungsitoli, menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan hanya sekadar pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. “Dengan Srikandi, kita tidak hanya menyimpan arsip secara digital, tetapi juga membangun ekosistem pemerintahan yang lebih responsif, efisien, dan terintegrasi,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Meiman Kristian Harefa juga menyoroti bahwa implementasi Srikandi merupakan salah satu indikator kunci dalam penilaian percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di daerah. “Nilai SPBE Kota Gunungsitoli masih perlu ditingkatkan, dan kami yakin bahwa Srikandi akan menjadi salah satu faktor penentu dalam mencapai target yang kita harapkan,” tambahnya.

Aplikasi Srikandi menawarkan berbagai manfaat signifikan yang akan dirasakan langsung oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat, di antaranya:

– Efisiensi dan Efektivitas: Memangkas birokrasi dan mempercepat proses administrasi melalui digitalisasi alur kerja.

– Aksesibilitas: Mempermudah akses dan pencarian arsip digital, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.

– Keamanan dan Akurasi: Meningkatkan keamanan dan keakuratan penyimpanan arsip digital, mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan data.Pemerintah Kota Gunungsitoli mengambil langkah strategis dalam mewujudkan visi pemerintahan digital dengan meluncurkan akun live Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan membuka secara resmi pelaksanaan sosialisasi aplikasi Srikandi tahun 2025. Acara penting ini berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, menandai komitmen kuat daerah dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan akuntabilitas melalui digitalisasi tata kelola arsip.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Meiman Kristian Harefa, S.Sos, MSP, yang hadir mewakili Wali Kota Gunungsitoli, menyampaikan bahwa inisiatif ini bukan hanya sekadar pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. “Dengan Srikandi, kita tidak hanya menyimpan arsip secara digital, tetapi juga membangun ekosistem pemerintahan yang lebih responsif, efisien, dan terintegrasi,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Meiman Kristian Harefa juga menyoroti bahwa implementasi Srikandi merupakan salah satu indikator kunci dalam penilaian percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di daerah. “Nilai SPBE Kota Gunungsitoli masih perlu ditingkatkan, dan kami yakin bahwa Srikandi akan menjadi salah satu faktor penentu dalam mencapai target yang kita harapkan,” tambahnya.

Aplikasi Srikandi menawarkan berbagai manfaat signifikan yang akan dirasakan langsung oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat, di antaranya: